Diduga Ukur Tanah Adat Tidak Ada Pemberitahuan, Kepdes Nanin dan Perangkat Desa Akan di Polisikan

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 13 Maret 2025 - 15:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : Redaksi Dibaca 692 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laskarmalaka.com || Kepala Desa Nanin, Susana Noni Klau dan Petugas Pertanahan Kabupaten Malaka melakukan pengukuran Tanah adat di desa Nanin tanpa pemberitahuan atau sosialisasi kepada masyarakat dan dua (2) Kepala suku yang menaungi 4 Rumah adat yakni : Tasimu, Tahakub, Banheni Naek dan Fatutuan.

Hal ini menimbulkan ketidakpuasan dari masyarakat hingga menimbulkan perkelahian antar warga hingga salah satu masyarakat dilarikan ke Puskesmas dan akan melakukan laporan polisi terhadap kepala desa Nanin dan perangkat desa karena melakukan pengukuran Tanah adat tidak ada pemberitahuan kepada masyarakat sehingga terjadi perkelahian.

READ  Kuasa Hukum Oktovianus Minta Yanto Chu Dicopot Dari Jabatannya Sebagai Kepala Desa Naiusu

Salah satu masyarakat desa Nanin, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka berinisial MH ketika ditemui media ini menyatakan, Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas tentang rencana pengukuran tanah bila melibatkan tanah yang dianggap milik bersama atau tanah adat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami harus mendapatkan informasi yang jelas terkait pengukuran lahan ini, kepala desa jangan seenaknya karena tanah di desa Nanin tidak bisa dibagi kepada orang-perorangan karena tanah ini merupakan tanah adat,”katanya kepada Tim media ini, Kamis,13 Maret 2025.

READ  Ketua DPRD Malaka Minta APH Lebih Proaktif Dalam Menangani Kasus Dugaan Korupsi Seroja di Malaka

Menurutnya, Tanah ulayat yang diukur oleh kepala desa dan pertanahan ini sebelumnya pernah ditolak untuk dilakukan pengukuran pada tahun 2016.

“Tanah ini sempat ditolak oleh kepala suku saat ingin dilakukan pengukuran oleh pertanahan pada tahun 2016 lalu, tapi hari ini kepala desa dengan egoisnya mengukur semua lahan sehingga terjadi perkelahian yang mengakibatkan salah satu masyarakat harus dilarikan ke rumah sakit,”ungkapnya

READ  Agus Nahak Dorong Ombudsman RI Turun Tangan di Kasus Rumah Seroja Malaka

Dirinya menyayangkan, peran kepala desa dan perangkat desa yang seharusnya dapat memberikan solusi damai, dengan melakukan sosialisasi terlebih dahulu agar semua pihak memahami maksud dan tujuan dari pengukuran tanah tersebut.

“Seharusnya kepala desa memberikan sosialisasi maksud dan tujuan dari pengukuran tanah ini sehingga jangan ada perkelahian saat proses pengukuran dilakukan kalau sudah begini siapa yang bertanggung jawab,”katanya

Berita Terkait

Dugaan Potongan Dana BOK di Puskesmas Betun Kota Jadi Sorotan, Staf Keluhkan Minim Transparansi
Agus Nahak Dorong Ombudsman RI Turun Tangan di Kasus Rumah Seroja Malaka
Kasus Rumah Seroja Malaka, Warga Dapat Harapan Baru Lewat Ombudsman
Kasus RS Pratama Wewiku: Penyitaan Aset Sudah Berjalan Sejak Oktober, Tersangka Belum Juga Ditentukan
Proyek RS Pratama Wewiku di Malaka Disorot: Kejati Sita Aset, Ombudsman Pantau Proses Hukum
Proyek Septic Tank Malaka Disidangkan, PN Atambua Fokus Ungkap Potensi Kerugian Negara
Ketua IMMALA Jakarta Samakan Dprd Dengan Binatang, Sekretaris AMPG Malaka Nilai Tidak Paham Prinsip Dasar Orasi Yang Benar
AMPG Malaka Nilai Ada Tendensi Politik di Balik Kasus Ketua DPRD Malaka, Media Jangan Giring Opini Sesat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:41 WITA

Kades Bereliku: Keterlambatan Honor Bidan Desa Bukan Karena Penyalahgunaan Anggaran. Simak Penjelasannya!!!!

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:35 WITA

Pemda malaka Terima Opini WTP BPK, Pengelolaan Keuangan Daerah Dinilai Akuntabel di Era Kepemimpinan SBS-HMS

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:20 WITA

Pemkab Malaka Salurkan 500 Kg Beras untuk Korban Longsor di Desa Kereana

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:30 WITA

Dinsos Malaka Lakukan Pendataan Ulang Penduduk di 127 Desa,Tim Lapangan Harus Jelaskan Tujuan Pendataan Kepada Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:31 WITA

Wabup Malaka Tegas: Petugas Pintu Air Jangan Hanya Duduk di Pos, Air untuk Petani Harus Lancar

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:26 WITA

Diterjang Ombak Selatan, Nelayan Kletek di Malaka Bertaruh Nyawa Demi Nafkah

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:22 WITA

Wakil Bupati Malaka Puji Kiprah Jane Natalia Suryanto untuk Masyarakat Kecil

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:10 WITA

Pemkab Malaka Segera Bangun 1.704 Rumah Layak Huni, Wabup HMS: Prioritas untuk Warga Miskin

Berita Terbaru