Laskarmalaka.com | | Aktivitas perjudian Bola Guling dan poker kembali marak di wilayah hukum Polsek Malaka Timur, Kabupaten Malaka. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai keberadaan dan tindakan aparat penegak hukum, terutama pihak kepolisian, yang diduga membiarkan praktik tersebut berlangsung tanpa hambatan.
Berdasarkan pantauan tim media, lokasi perjudian tersebut terletak di pasar Boas, Desa Dirma, Kecamatan Malaka Timur. Aktivitas ini berlangsung setiap hari Selasa, yang dibuka oleh Klaran Bria (Bos Jasic). Diduga, aktivitas perjudian tersebut beroperasi dengan dukungan dari oknum Kepolisian Polsek Malaka Timur.
Lebih jauh, dampak dari permainan judi ini turut memicu peningkatan kasus pencurian sepeda motor dan ternak di wilayah Malaka Timur. Warga setempat juga khawatir akan dampak negatif aktivitas ini terhadap lingkungan mereka, terutama bagi anak-anak yang rentan menjadi korban penyimpangan sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, masyarakat meminta kepada Kapolda NTT melalui Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob Ledo, SH.,SIK untuk segera mengambil tindakan tegas.
“Sebagai masyarakat, kami meminta Kapolda NTT melalui Kapolres Malaka untuk segera menegur Kapolsek Malaka Timur yang membiarkan perjudian bola guling dan judi kartu di pasar Boas, Desa Dirma. Kami tidak ingin aparat penegak hukum menjadikan perjudian sebagai lahan bisnis sampingan, karena secara hukum hal tersebut dilarang,” ungkap salah satu warga yang meminta namanya dirahasiakan kepada media ini, Senin 24 Februari 2025.
Informasi yang diperoleh di lapangan menunjukkan bahwa oknum pengelola (Bos Jasic) dikenal memiliki koneksi kuat dengan para petinggi setempat, sehingga praktik perjudian marak terjadi di Pasar Boas.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















