Laskarmalaka.com || Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat kecil. Salah satu wujud nyata itu kembali terlihat dalam kegiatan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni milik Mama Anastasia Abuk di Dusun Kotafoun B, Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah, Selasa (12/5/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Wakil Bupati HMS sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah bagi Mama Anastasia Abuk, istri dari Blasius Una. Rumah tersebut nantinya akan dikerjakan oleh Satgas Pamtas RI–RDTL Yon Armed-12 sebagai bentuk kolaborasi kemanusiaan antara pemerintah daerah dan aparat negara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Bereliku bersama masyarakat setempat yang antusias menyaksikan dimulainya pembangunan rumah layak huni bagi keluarga Anastasia Abuk. Kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di bawah kepemimpinan SBS-HMS, perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat terus menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik berskala besar, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan rakyat kecil, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Program rumah layak huni menjadi salah satu bukti nyata bahwa pemerintahan SBS-HMS berupaya memastikan masyarakat Malaka bisa hidup lebih manusiawi dan bermartabat. Bagi pemerintah daerah, rumah bukan sekadar bangunan, tetapi tempat keluarga bertumbuh, berlindung, dan menata masa depan.
Dalam beberapa waktu terakhir, kepemimpinan SBS-HMS juga dikenal aktif menghadirkan berbagai program pro rakyat. Mulai dari pelayanan kesehatan gratis hanya menggunakan e-KTP, perhatian terhadap petani melalui sektor pertanian dan irigasi, hingga program sosial yang menyasar masyarakat miskin secara langsung.
Tidak sedikit masyarakat yang menilai gaya kepemimpinan SBS-HMS lebih banyak bekerja di lapangan dibanding sekadar membangun pencitraan. Kehadiran para pimpinan daerah di desa-desa menjadi gambaran bahwa pemerintah ingin mendengar langsung kebutuhan rakyat.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















