Laskarmalaka.com || Pagi hingga siang, Yohana Patrisia Mathild Mance menjalani rutinitas sebagai bidan di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.
Ia berhadapan dengan pasien, menjalankan pelayanan kesehatan, dan memastikan tugas profesinya berjalan dengan baik.
Namun, ketika meninggalkan ruang pelayanan, perempuan yang akrab disapa Icha Mance itu memiliki dunia lain yang tak kalah dekat dengan dirinya: musik dan tarik suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua dunia tersebut berjalan berdampingan dalam kehidupan Icha. Profesi sebagai bidan tidak membuatnya meninggalkan kecintaannya terhadap musik yang telah tumbuh sejak kecil.
Justru lingkungan kerjanya di RSUPP Betun memberikan ruang bagi Icha untuk mengembangkan minat dan bakatnya.
Momentum itu mencapai puncaknya dalam rangkaian Pagelaran Seni Budaya Malaka untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Icha berhasil meraih gelar juara Malaka Idol 2026.
Kemenangan tersebut terasa semakin berarti karena pada tahun sebelumnya ia sempat gagal dalam ajang yang sama.
“Bangga bisa membawa nama RSUPP Betun dan menjadi juara dalam ajang Malaka Idol tahun ini, setelah gagal pada tahun sebelumnya,” ujar Icha.
Bagi Icha, kemenangan itu bukan sekadar persoalan piala. Ia merasa berhasil membawa nama tempatnya bekerja ke sebuah panggung seni.
Belajar dari Dua Dunia
Bekerja sebagai bidan membuat Icha memperoleh pengalaman dalam memberikan pelayanan kesehatan. Namun, menurut dia, RSUPP Betun juga menjadi tempat untuk belajar dan berkembang dalam berbagai hal.
Di bawah kepemimpinan Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM., FISQua, Icha melihat adanya budaya kerja yang menekankan ketertiban, kedisiplinan, dan tanggung jawab sesuai tugas masing-masing.
Pada saat yang sama, pegawai tetap diberi ruang untuk mengembangkan potensi di luar pekerjaan utama.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















