Laskarmalaka.com || Pemerintah Desa Wekeke, Kabupaten Malaka, terus memperkuat upaya penanganan stunting dan gizi kurang pada anak. Intervensi dilakukan tidak hanya melalui pemberian makanan tambahan, tetapi juga dengan memperkuat edukasi kepada orang tua dan pendampingan melalui kader Posyandu.
Kepala Desa Wekeke, Nazarinus Naikoan, Amd.Kep, mengatakan penanganan stunting membutuhkan perhatian serius karena persoalan gizi anak tidak cukup diselesaikan hanya dengan bantuan makanan atau suplemen.
Menurut Nazarinus, pola asuh dalam keluarga menjadi salah satu faktor penting yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, edukasi kepada orang tua terus dilakukan melalui kader Posyandu di desa Wekeke agar keluarga memahami kebutuhan gizi dan tumbuh kembang anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penyebab utama stunting dan gizi kurang ini lebih banyak dipengaruhi pola asuh. Karena itu, edukasi kepada orang tua harus terus dilakukan oleh kader Posyandu,” ujar Nazarinus.
Upaya intervensi telah dilakukan Pemerintah Desa Wekeke sejak 2025 melalui pembagian susu dan suplemen bagi anak yang membutuhkan dukungan gizi.
Memasuki 2026, penanganan kembali diperkuat melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka melalui Puskesmas.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















