Ruang tersebut tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga seni.
Bagi Icha, kesempatan itu penting. Sebab, setiap pegawai memiliki potensi yang berbeda-beda. Ada yang memiliki kemampuan olahraga, seni, maupun keterampilan lain yang dapat dikembangkan.
Ketika ruang itu diberikan, lingkungan kerja tidak hanya menjadi tempat menjalankan tugas, tetapi juga menjadi ruang bagi pegawai untuk bertumbuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia tetap menjalankan profesinya sebagai bidan, tetapi pada kesempatan tertentu dapat berdiri di atas panggung dan bernyanyi.
Satu Seragam, Satu Panggung
Kisah Icha memperlihatkan bahwa profesionalisme dan pengembangan bakat tidak harus menjadi dua hal yang bertentangan.
Pada satu sisi, ia adalah tenaga kesehatan yang bekerja memberikan pelayanan kepada pasien.
Pada sisi lain, ia adalah perempuan yang mencintai musik dan berhasil meraih prestasi di panggung Malaka Idol 2026.
Ia tidak meninggalkan profesinya untuk mengejar panggung.
Sebaliknya, ia menjalankan keduanya sesuai ruang dan waktunya.
Bagi Icha, kemenangan Malaka Idol 2026 menjadi bukti bahwa hobi yang dirawat sejak kecil tetap dapat tumbuh berdampingan dengan profesi.
“Satu seragam untuk melayani pasien, satu panggung untuk menyuarakan bakat.”
Di antara dua dunia itulah Icha Mance terus bertumbuh: sebagai bidan yang mengabdi kepada masyarakat sekaligus penyanyi yang merawat kecintaannya terhadap musik.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















