Laskarmalaka.com || Dua organisasi sayap muda Golkar, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Malaka dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Malaka, menyampaikan sikap tegas kepada Organisasi IMMALA Jakarta usai melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPP partai Golkar di jakarta untuk hormati proses hukum, jangan ada intervensi dan hentikan upaya menggiring opini publik untuk menghakimi ketua DPRD Malaka dan minta agar IMMALA Jakarta berhenti campuri urusan internal partai Golkar.
Ketua AMPG Malaka, Inyo Molo, menyatakan bahwa proses hukum terhadap Ketua DPRD Malaka telah berjalan sesuai aturan dan kini sudah ditangani kejaksaan. Menurutnya, kasus tersebut tidak boleh dijadikan alat tekanan politik terhadap Partai Golkar maupun individu yang bersangkutan.
“Negara ini berdiri di atas hukum, bukan di atas opini. Ketua DPRD Malaka sudah menghormati proses hukum dan bersikap kooperatif. Jangan ada pihak yang memaksakan kehendak atau menekan partai untuk mengambil keputusan di luar mekanisme,” tegas Inyo di Betun, Senin (11/11/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Inyo juga menilai aksi sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Jakarta di depan Kantor DPP Partai Golkar Jakarta merupakan hak konstitusional, namun ia mengingatkan agar aspirasi tidak berubah menjadi bentuk penghakiman publik.
“Menyampaikan pendapat dijamin undang-undang, tapi menggiring opini untuk menjatuhkan seseorang yang belum tentu bersalah adalah tindakan yang melanggar asas keadilan. Kita harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” ujarnya.
Sikap serupa disampaikan Ketua AMPI Kabupaten Malaka, Dolvi Cardoso. Ia menilai bahwa desakan untuk mencopot Ketua DPRD Malaka sebelum ada putusan hukum yang tetap adalah tindakan gegabah dan berpotensi mencoreng marwah hukum itu sendiri.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















