Laskarmalaka.com || Kondisi proyek perkerasan jalan penghubung desa Alala-Nanebot memprihatinkan, mengingat proyek jalan perkerasan yang diduga bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini sudah mengalami kerusakan akibat sertu yang tidak tebal dan penahan yang tidak dikerjakan sampai selesai. Ini menunjukkan adanya masalah dalam kualitas pengerjaan sehingga masyarakat menilai pekerjaan ini asal jadi.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu masyarakat desa Alala, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, AK ketika di temui media ini. Senin, 31 Maret 2025.
Dirinya menilai, Kerusakan yang cepat ini dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang telah menunggu lama untuk mendapatkan infrastruktur yang lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagai masyarakat tentu kami merasa dirugikan karena jalan yang baru dikerjakan dengan anggaran mencapai ratusan juta tapi belum sampai tahun sudah rusak lagi,”katanya
Penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek ini, termasuk pemeriksaan teknis terhadap proses konstruksi dan kualitas material yang digunakan.
“Saya pikir jalan ini tidak cocok menggunakan material jenis tanah putih, kalau mau supaya pekerjaan itu bagus harusnya pake material jenis sertu kali, saya berharap agar inspektorat harus melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan ini, karena saya menilai kualitas pekerjaan ini sangat buruk,”jelasnya
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















