Harga Ikan Melonjak di Pasar Beiabuk Betun, Pedagang Sebut Akibat Cuaca Buruk 

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kalau dipaksakan tujuh ekor kami sudah rugi. Dengan enam ekor saja keuntungan sangat tipis,” katanya.

Sementara itu, ikan nipi dijual dengan harga Rp20.000 per tumpuk yang kini hanya berisi tujuh hingga delapan ekor. Sebelumnya, dengan harga yang sama, satu tumpuk dapat berisi hingga 10 sampai 12 ekor.

READ  SSB Malaka Barat Perkuat Pembinaan Atlet Muda, Siap Cetak Talenta Sepak Bola Masa Depan

Yeni memperkirakan kenaikan harga ikan dipengaruhi cuaca buruk yang menghambat aktivitas melaut dan distribusi ikan dari daerah pemasok. Akibatnya, harga dari pemasok ikut meningkat dan pedagang menyesuaikan harga jual agar tetap memperoleh keuntungan.

Di sisi lain, para pembeli mengaku hanya bisa menyesuaikan dengan kondisi harga yang ada di pasar.

Salah seorang pembeli, Albert Nati (64), mengatakan kenaikan harga ikan memang cukup terasa, namun sebagai konsumen mereka tidak memiliki banyak pilihan.

READ  Program Balik Tanah Gratis SBS–HMS Bawa Angin Segar bagi Petani Weseben

“Kami hanya menyesuaikan dengan harga yang ada di pasar. Pedagang juga tentu tidak mau rugi,” ujarnya.

Meski menghadapi keterbatasan stok dan cuaca yang kurang mendukung, para pedagang berharap kondisi segera membaik sehingga pasokan ikan kembali normal dalam beberapa hari mendatang.**

Berita Terkait

Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga
Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo
Tekan Kemiskinan di Wekeke, Pemdes Perluas Air Bersih hingga Delapan Dusun dan Dorong Rumah Layak Huni
Penerima Bertambah Pada Tahap II, 125 KK di Desa Wekeke Terima 30 Kg Beras, Pemdes Pastikan Bantuan Disalurkan Sesuai Data
Pemkab Malaka Kerahkan Empat TR-4 untuk Pacul Tanah Gratis di Rinhat, Masyarakat Beri Apresiasi dan Bersyukur
APKASI Otonomi Expo 2026, Bupati Malaka SBS Dorong Ide Bersama untuk Kemajuan Daerah
TR4 Mulai Dilepas Menuju Kecamatan, Pemkab Malaka Dahulukan Lahan Pegunungan
Pemkab Malaka Berikan Pesan Tegas, Lahan Yang Sudah Diolah TR4 Wajib Ditanami
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:15 WITA

Sister Puskesmas Bawa Perubahan ke Biudukfoho, ILP Capai 90 Persen, CKG Terus Diperluas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:59 WITA

Sister Puskesmas Jadi Titik Balik, Biudukfoho Benahi Layanan dari Ruang Tunggu hingga Desa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:50 WITA

CKG Menjangkau Desa dan Sekolah, Puskesmas Biudukfoho Kejar 7.000 Sasaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:47 WITA

Tekan Stunting di Wekeke, Pemdes Soroti Pola Asuh dan Perkuat Edukasi Keluarga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Gempa Susulan Masih Mengguncang, Nakes Malaka Tetap Layani Warga di Pesisir Ende

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:24 WITA

Dari Malaka untuk Flores, PMI Malaka Nyalakan Seribu Lilin dan Gelar Doa Bersama di Lapangan Umum Betun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:08 WITA

Bidan RSUPP Betun Raih Juara Malaka Idol 2026, Rawat Pasien Sekaligus Rawat Mimpi Bernyanyi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:20 WITA

RSUPP Betun Gelar Sayembara Logo untuk Membangun Identitas Visual Rumah Sakit

Berita Terbaru