Harga Ikan Melonjak di Pasar Beiabuk Betun, Pedagang Sebut Akibat Cuaca Buruk 

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kalau dipaksakan tujuh ekor kami sudah rugi. Dengan enam ekor saja keuntungan sangat tipis,” katanya.

Sementara itu, ikan nipi dijual dengan harga Rp20.000 per tumpuk yang kini hanya berisi tujuh hingga delapan ekor. Sebelumnya, dengan harga yang sama, satu tumpuk dapat berisi hingga 10 sampai 12 ekor.

READ  Terobosan SBS–HMS Hadirkan Tiga Musim Tanam: Petani di Hilir Benenai Panen Tiga Kali

Yeni memperkirakan kenaikan harga ikan dipengaruhi cuaca buruk yang menghambat aktivitas melaut dan distribusi ikan dari daerah pemasok. Akibatnya, harga dari pemasok ikut meningkat dan pedagang menyesuaikan harga jual agar tetap memperoleh keuntungan.

Di sisi lain, para pembeli mengaku hanya bisa menyesuaikan dengan kondisi harga yang ada di pasar.

Salah seorang pembeli, Albert Nati (64), mengatakan kenaikan harga ikan memang cukup terasa, namun sebagai konsumen mereka tidak memiliki banyak pilihan.

READ  Pemkab Malaka Tetapkan Kebersihan Lingkungan sebagai Agenda Strategis 2026

“Kami hanya menyesuaikan dengan harga yang ada di pasar. Pedagang juga tentu tidak mau rugi,” ujarnya.

Meski menghadapi keterbatasan stok dan cuaca yang kurang mendukung, para pedagang berharap kondisi segera membaik sehingga pasokan ikan kembali normal dalam beberapa hari mendatang.**

Berita Terkait

DPRD Malaka Studi Banding di Gianyar Bali, Dalami Tata Kelola Budaya, BKPD, hingga Ketenagakerjaan
SBS-HMS Kembali Lakukan Penyegaran Birokrasi Malaka, Tiga Pejabat Baru Resmi Dilantik
Golkar Malaka Mulai Bicara Regenerasi Kepemimpinan, Nama ABS dan HMS Disebut untuk Pilkada 2030
Jelang Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Panitia dan 20 Paroki Gelar MCM Turnamen Sepak Bola
Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan Apresiasi Gerak Cepat Pemda Malaka dan Komitmen Tingkatkan Pelayanan MBG
Lahan Siap Ditanami Setelah Dibajak TR4 Pemkab Malaka, Petani Wekeke Apresiasi Program Olah Lahan Gratis SBS–HMS
Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga
Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WITA

DPRD Malaka Studi Banding di Gianyar Bali, Dalami Tata Kelola Budaya, BKPD, hingga Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 15:17 WITA

Golkar Malaka Mulai Bicara Regenerasi Kepemimpinan, Nama ABS dan HMS Disebut untuk Pilkada 2030

Kamis, 24 September 2026 - 14:57 WITA

Jelang Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Panitia dan 20 Paroki Gelar MCM Turnamen Sepak Bola

Senin, 14 September 2026 - 13:33 WITA

Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan Apresiasi Gerak Cepat Pemda Malaka dan Komitmen Tingkatkan Pelayanan MBG

Sabtu, 12 September 2026 - 18:00 WITA

Lahan Siap Ditanami Setelah Dibajak TR4 Pemkab Malaka, Petani Wekeke Apresiasi Program Olah Lahan Gratis SBS–HMS

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Tekan Kemiskinan di Wekeke, Pemdes Perluas Air Bersih hingga Delapan Dusun dan Dorong Rumah Layak Huni

Berita Terbaru