Program Balik Tanah Gratis SBS–HMS Bawa Angin Segar bagi Petani Weseben

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 12 Desember 2025 - 23:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 18 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laskarmalaka.com || Hamparan jagung muda di Desa Weseben tampak tumbuh merata dan hijau segar. Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa program balik tanah gratis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Malaka memberikan dampak langsung pada produktivitas pertanian masyarakat. Musim tanam kali ini dimulai lebih cepat, lebih rapi, dan lebih terencana dibanding tahun-tahun sebelumnya.

READ  DPKP Malaka Percepat Pengolahan Lahan Kering Jelang Musim Tanam I, Target Sebelum Pertengahan Desember Selesai

Program yang digagas Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) itu mempermudah petani dalam mengolah lahan tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Selama ini, biaya membajak lahan menjadi kendala utama bagi banyak petani kecil, terutama di wilayah-wilayah pedesaan. Dengan kebijakan ini, hambatan tersebut berhasil ditekan.

READ  Jembatan Gantung Numbei, Jejak Perubahan dari Wilayah Terisolasi di Malaka

Dalam berbagai kesempatan, Bupati SBS selalu menegaskan bahwa tanah Malaka memiliki tingkat kesuburan tinggi karena merupakan muara endapan dari kabupaten TTU, TTS, dan Belu. “Tanah Malaka adalah yang tersubur di Pulau Timor. Rakyat tidak boleh lapar di tanah yang subur,” tegas SBS. Pernyataan tersebut menjadi dasar kuat bagi kebijakan pertanian yang pro rakyat.

Berita Terkait

Kades Bereliku: Keterlambatan Honor Bidan Desa Bukan Karena Penyalahgunaan Anggaran. Simak Penjelasannya!!!!
Ketua DPRD Malaka Bongkar Polemik Utang Sekwan: Dana 2022 Sudah Cair, Ke Mana?,Jangan Korbankan APBD Kabupaten Malaka
Pemda malaka Terima Opini WTP BPK, Pengelolaan Keuangan Daerah Dinilai Akuntabel di Era Kepemimpinan SBS-HMS
Pemkab Malaka Salurkan 500 Kg Beras untuk Korban Longsor di Desa Kereana
Dinsos Malaka Lakukan Pendataan Ulang Penduduk di 127 Desa,Tim Lapangan Harus Jelaskan Tujuan Pendataan Kepada Masyarakat
Wabup Malaka Tegas: Petugas Pintu Air Jangan Hanya Duduk di Pos, Air untuk Petani Harus Lancar
Diterjang Ombak Selatan, Nelayan Kletek di Malaka Bertaruh Nyawa Demi Nafkah
Wakil Bupati Malaka Puji Kiprah Jane Natalia Suryanto untuk Masyarakat Kecil
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:41 WITA

Kades Bereliku: Keterlambatan Honor Bidan Desa Bukan Karena Penyalahgunaan Anggaran. Simak Penjelasannya!!!!

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:35 WITA

Pemda malaka Terima Opini WTP BPK, Pengelolaan Keuangan Daerah Dinilai Akuntabel di Era Kepemimpinan SBS-HMS

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:20 WITA

Pemkab Malaka Salurkan 500 Kg Beras untuk Korban Longsor di Desa Kereana

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:30 WITA

Dinsos Malaka Lakukan Pendataan Ulang Penduduk di 127 Desa,Tim Lapangan Harus Jelaskan Tujuan Pendataan Kepada Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:31 WITA

Wabup Malaka Tegas: Petugas Pintu Air Jangan Hanya Duduk di Pos, Air untuk Petani Harus Lancar

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:26 WITA

Diterjang Ombak Selatan, Nelayan Kletek di Malaka Bertaruh Nyawa Demi Nafkah

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:22 WITA

Wakil Bupati Malaka Puji Kiprah Jane Natalia Suryanto untuk Masyarakat Kecil

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:10 WITA

Pemkab Malaka Segera Bangun 1.704 Rumah Layak Huni, Wabup HMS: Prioritas untuk Warga Miskin

Berita Terbaru