Gempa Susulan Masih Mengguncang, Nakes Malaka Tetap Layani Warga di Pesisir Ende

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu membuat kewaspadaan harus terus dijaga.

“Cukup prihatin karena setiap hari kami masih waspada mengingat gempa dan tsunami bisa terjadi sewaktu-waktu. Namun juga ada rasa haru karena tenaga kesehatan di sini sangat sigap,” katanya.

Ia mengaku bangga melihat tenaga kesehatan di Ende yang tetap bekerja meski mereka sendiri berada dalam situasi bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para tenaga kesehatan lokal secara bergilir mendatangi posko-posko pengungsian untuk memastikan warga tetap mendapatkan pelayanan.

“Yang membuat saya bangga adalah semangat nakes di sini. Mereka langsung terjun ke posko-posko pengungsian secara bergilir setiap harinya,” ujar dr. Tya.

READ  RSUPP Betun Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Pameran Pembangunan Malaka Empat Layanan di Siapkan

Kewaspadaan di pesisir Maurole bukan tanpa alasan.

Saat gempa utama berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya tsunami di sejumlah wilayah.

Di Maurole, Kabupaten Ende, tinggi muka air yang tercatat mencapai 0,94 meter.

Gempa utama terjadi pada pukul 04.58 WIB dengan episenter di laut sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dan kedalaman sekitar 15 kilometer.

Gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme sesar naik yang dapat memicu tsunami.

BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB setelah tidak lagi mendeteksi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di wilayah pesisir terdampak.

READ  Bupati Malaka Ancam Copot Kepala Puskesmas yang Abaikan Kebersihan

Namun, aktivitas seismik belum sepenuhnya berakhir.

Hingga 19 Agustus 2026, BMKG mencatat 2.768 gempa susulan dengan magnitudo antara M1,1 hingga M6,2.

Kondisi itu membuat masyarakat dan para relawan masih harus hidup dalam kewaspadaan.

Di tengah situasi tersebut, keberadaan tenaga kesehatan menjadi sangat penting.

Ketika bangunan puskesmas tidak lagi dapat digunakan, pelayanan berpindah ke tenda. Ketika akses jalan terganggu, tenaga kesehatan bergerak mendatangi pengungsian. Ketika masyarakat kesulitan mendapatkan pangan, persoalan kesehatan pun ikut menjadi lebih kompleks.

READ  Honor Bidan Desa Bereliku Diduga Mengendap Setahun, PMD dan Inspektorat Diminta Audit Kepala Desa

Bagi dr. Tya, pengalaman bertugas di Maurole menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan dalam situasi bencana tidak selalu membutuhkan fasilitas yang sempurna. Yang paling penting adalah memastikan tenaga kesehatan tetap hadir di tengah masyarakat.

Para relawan dari Malaka datang membawa peralatan dan kemampuan medis. Namun, di tengah ketakutan warga, kehadiran mereka juga menjadi bentuk dukungan bahwa masyarakat terdampak tidak menghadapi bencana seorang diri.

Dari Malaka ke pesisir utara Flores, para tenaga kesehatan itu terus bekerja di tengah ketidakpastian.

Gempa boleh merobohkan fasilitas kesehatan, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh ikut berhenti.

Berita Terkait

Menuju Pelayanan Hemodialisis Perdana, RSUPP Betun Matangkan SDM, Ruang HD dan 10 Mesin Cuci Darah
Sister Puskesmas Bawa Perubahan ke Biudukfoho, ILP Capai 90 Persen, CKG Terus Diperluas
Sister Puskesmas Jadi Titik Balik, Biudukfoho Benahi Layanan dari Ruang Tunggu hingga Desa
CKG Menjangkau Desa dan Sekolah, Puskesmas Biudukfoho Kejar 7.000 Sasaran
Puskesmas Biudukfoho Dorong Layanan Kesehatan Tak Berhenti di Dalam Gedung
Tekan Stunting di Wekeke, Pemdes Soroti Pola Asuh dan Perkuat Edukasi Keluarga
Dari Malaka untuk Flores, PMI Malaka Nyalakan Seribu Lilin dan Gelar Doa Bersama di Lapangan Umum Betun
Bidan RSUPP Betun Raih Juara Malaka Idol 2026, Rawat Pasien Sekaligus Rawat Mimpi Bernyanyi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:21 WITA

Turnamen Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Bupati SBS Titip Pesan: Bertanding dengan Semangat, Junjung Sportivitas dan Pulang sebagai Saudara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:25 WITA

Petrus Bria Seran Buka Turnamen Bola Voli Perarakan Ina Maria Nai Feto Malaka, Proki Kleseleon Menang di Laga Pembuka 

Rabu, 30 September 2026 - 12:01 WITA

Juara NTT, PS Malaka U-13 dan U-15 di Lepas Bawa Nama NTT ke Seri Nasional Soeratin Cup 2026

Kamis, 10 September 2026 - 19:05 WITA

Uji Coba Jelang Faperta Cup 2026 di Kupang, SMA Fajar Timur Haitimuk Hajar SMA Negeri Harekakae 10-1

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:45 WITA

PS Malaka Mulai Persiapan Hadapi ETMC XXXV 2026, 36 Pemain Dipanggil Pelatih dan Akan Diseleksi Sesuai Kebutuhan Tim. Berikut Daftar Skuadnya!!

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Direktur dr.Dion Bria Seran: Laga Uji Coba PS Malaka U-13 vs Sulama Selection Fokus Matangkan Mental dan Pengalaman Bertanding

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Ade Sjan Klarifikasi Uji Coba PS Malaka vs Sulama Selection, Jadi Persiapan Menuju Tingkat Nasional Bukan Untuk Saling Adu Kekuatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:57 WITA

Didampingi Direktur, Tim Voli RSUPP Betun Raih Kemenangan Ganda di Turnamen HUT RI ke_81 di Kabupaten Malaka

Berita Terbaru