Selain tenaga medis, PMI Malaka juga akan membawa sejumlah bantuan kemanusiaan yang telah dihimpun dari masyarakat dan berbagai pihak.
“Bantuan yang kita bawa akan langsung dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di lokasi bencana. Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Malaka untuk saudara-saudara kita di Flores,” katanya.
Keberangkatan relawan tersebut menjadi bagian dari gerakan solidaritas kemanusiaan yang terus dibangun Kabupaten Malaka pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, PMI Kabupaten Malaka telah membuka posko penggalangan bantuan kemanusiaan di sekitar Lapangan Umum Betun.
Posko tersebut menjadi pusat pengumpulan bantuan dari masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, organisasi, komunitas dan berbagai elemen lainnya.
Bantuan yang terkumpul tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga bahan makanan dan kebutuhan dasar lainnya untuk korban bencana.
Dengan diberangkatkannya relawan kesehatan, gerakan kemanusiaan dari Malaka kini memasuki tahap yang lebih konkret.
Tidak hanya mengumpulkan bantuan, tetapi juga menghadirkan tenaga kemanusiaan secara langsung di tengah masyarakat yang terdampak.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa semangat gotong royong dan persaudaraan di Nusa Tenggara Timur tetap kuat ketika salah satu daerah mengalami bencana.
Dari selatan Pulau Timor, Kabupaten Malaka mengirim pesan solidaritas kepada Flores: duka di Flores adalah duka bersama, dan kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















