Laskarmalaka.com || Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun memastikan tetap memberikan penanganan maksimal terhadap Evraim Bere Nahak (18), korban kecelakaan tunggal asal Desa Umalor, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.
Evraim hingga kini masih menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUPP Betun.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, mengatakan pihak rumah sakit memahami kekhawatiran keluarga yang berharap Evraim segera dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas yang lebih lengkap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, menurut dia, proses rujukan pasien harus melalui sejumlah tahapan untuk memastikan keselamatan pasien.
“Kami mohon maaf bila terkesan pasien tidak segera dirujuk untuk kasus ini. Namun perlu diketahui bahwa proses rujukan saat ini tidak bisa semudah yang kita pikirkan,” kata Oktelin kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).
Ia menjelaskan, dokter terlebih dahulu harus memastikan kondisi pasien cukup stabil untuk dipindahkan atau transportable. Rumah sakit tujuan juga harus menyatakan kesiapan menerima pasien.
Kesiapan tersebut mencakup ketersediaan dokter spesialis, fasilitas, serta peralatan medis yang dibutuhkan pasien.
Selain pertimbangan medis, kelengkapan administrasi penjaminan kesehatan juga menjadi bagian dari proses rujukan.
“Apakah pasien menggunakan BPJS, Jasa Raharja, asuransi lain, atau sebagai pasien umum, semuanya harus dipastikan terlebih dahulu,” ujarnya.
Terkendala Dokumen
Dalam kasus Evraim, Oktelin menyebut pasien telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















