Laskarmalaka.com || Kepala Puskesmas Sarina, Maria Yofrida Seran, S.Kep Ns, membantah tegas pemberitaan yang menyebut pihaknya menelantarkan seorang ibu hamil berinisial A.B yang kemudian bayinya meninggal dunia. Dalam keterangan tertulis yang disampaikan Rabu, 19 November 2025, Maria menegaskan bahwa seluruh prosedur pelayanan terhadap pasien telah dilakukan sesuai standar.
Klarifikasi resmi tersebut disampaikan setelah upaya konfirmasi dari Laskarmalaka.com selama dua hari, termasuk kunjungan langsung ke Puskesmas Sarina pada 17 November 2025 dan penjadwalan jawaban resmi melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka.
Tidak Ada Penelantaran
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Maria menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya bayi dari Ny. A.B., namun menolak tuduhan bahwa pasien tidak ditangani dengan benar.
“Itu tidak benar. Kami memberikan pelayanan sesuai SOP. Tidak ada penelantaran,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa dugaan penelantaran tidak relevan karena tenaga kesehatan justru aktif menjemput pasien.
Kronologi Pelayanan
Dalam klarifikasinya, Maria memaparkan kronologi lengkap penanganan terhadap pasien:
Pukul 21.02 Wita: Keluarga menghubungi Bidan Desa untuk meminta penjemputan. Informasi diteruskan ke grup bidan.
Dua bidan dan sopir ambulans langsung menuju rumah pasien di Kereana.
Pukul 22.15 Wita: Pasien tiba di Puskesmas Sarina dan segera diperiksa.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















