Delapan Rumah Warga di Looneke Terancam Longsor, Empat Dibongkar Pemilik Demi Selamatkan Material

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laskarmalaka.com || Bencana longsor yang terjadi di Looneke, Desa Babotin, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka, akibat curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir, kini semakin mengkhawatirkan. Longsor yang terjadi secara bertahap itu telah menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah rumah warga dan memaksa sebagian keluarga meninggalkan tempat tinggal mereka demi keselamatan.

Pantauan di lokasi kejadian pada Rabu (13/5/2026), sedikitnya terdapat delapan rumah warga yang terdampak langsung akibat bencana tersebut dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Ada rumah yang mengalami retakan pada bagian lantai dan tembok, ada pula yang kondisinya nyaris ambruk karena berada tepat di bibir longsoran tanah yang terus meluas.

READ  Kejari Belu Dampingi Proyek Pemerintah di Kabupaten Malaka

Sebagian warga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah kini telah mengosongkan rumah mereka dan memilih mengungsi ke rumah kerabat yang dianggap lebih aman. Namun, beberapa warga lainnya masih bertahan tinggal di rumah meski kondisi bangunan sudah sangat mengkhawatirkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi paling memprihatinkan terlihat pada empat rumah warga yang terpaksa dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Pembongkaran dilakukan untuk menyelamatkan material bangunan yang masih bisa digunakan kembali seperti seng, bebak, kayu, dan bahan bangunan lainnya.

READ  SBS-HMS Pastikan Pacul Tanah Gratis Berlanjut, 41 Traktor Siap Turun ke Lahan Petani 

Rumah-rumah yang dibongkar tersebut mengalami kerusakan sangat parah. Tembok rumah pecah berantakan, sementara bagian lantai terbelah akibat pergeseran tanah yang terus terjadi setiap kali hujan turun.

Bencana longsor tersebut terjadi di RT 002 Dusun Looneke A yang dihuni sebanyak 12 kepala keluarga. Ketua RT 002 Dusun Looneke A, Margareta Lotu, mengatakan longsor bukan terjadi satu kali, tetapi terus berlangsung secara bertahap dan semakin meluas.

“Longsor ini bukan hanya terjadi satu kali, tetapi terjadi bertahap setiap kali hujan. Saat ini sudah ada delapan KK yang terkena langsung,” ujar Margareta saat ditemui di lokasi kejadian.

READ  SBS-HMS Wujudkan Kesejahteraan Petani Botin Leobele Lewat Balik Tanah Gratis 

Menurutnya, kondisi rumah warga yang terdampak sangat beragam. Ada rumah yang mengalami kerusakan berat hingga pemiliknya harus mengungsi, ada pula rumah yang kini menggantung di tepi longsoran tanah yang menganga cukup luas.

“Sudah ada empat rumah yang dibongkar untuk amankan bahan-bahan yang masih bisa dipakai karena kondisi rumahnya rusak parah. Warga pemilik rumah-rumah itu kini sudah pindah dan tinggal di rumah keluarga,” jelasnya.

Berita Terkait

Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga
Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo
Tekan Kemiskinan di Wekeke, Pemdes Perluas Air Bersih hingga Delapan Dusun dan Dorong Rumah Layak Huni
Penerima Bertambah Pada Tahap II, 125 KK di Desa Wekeke Terima 30 Kg Beras, Pemdes Pastikan Bantuan Disalurkan Sesuai Data
Pemkab Malaka Kerahkan Empat TR-4 untuk Pacul Tanah Gratis di Rinhat, Masyarakat Beri Apresiasi dan Bersyukur
APKASI Otonomi Expo 2026, Bupati Malaka SBS Dorong Ide Bersama untuk Kemajuan Daerah
TR4 Mulai Dilepas Menuju Kecamatan, Pemkab Malaka Dahulukan Lahan Pegunungan
Pemkab Malaka Berikan Pesan Tegas, Lahan Yang Sudah Diolah TR4 Wajib Ditanami
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:15 WITA

Sister Puskesmas Bawa Perubahan ke Biudukfoho, ILP Capai 90 Persen, CKG Terus Diperluas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:59 WITA

Sister Puskesmas Jadi Titik Balik, Biudukfoho Benahi Layanan dari Ruang Tunggu hingga Desa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:50 WITA

CKG Menjangkau Desa dan Sekolah, Puskesmas Biudukfoho Kejar 7.000 Sasaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:47 WITA

Tekan Stunting di Wekeke, Pemdes Soroti Pola Asuh dan Perkuat Edukasi Keluarga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:42 WITA

Gempa Susulan Masih Mengguncang, Nakes Malaka Tetap Layani Warga di Pesisir Ende

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:24 WITA

Dari Malaka untuk Flores, PMI Malaka Nyalakan Seribu Lilin dan Gelar Doa Bersama di Lapangan Umum Betun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:08 WITA

Bidan RSUPP Betun Raih Juara Malaka Idol 2026, Rawat Pasien Sekaligus Rawat Mimpi Bernyanyi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:20 WITA

RSUPP Betun Gelar Sayembara Logo untuk Membangun Identitas Visual Rumah Sakit

Berita Terbaru