“Perkembangan SSB PS Malaka patut diapresiasi. Anak-anak yang tampil saat ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh para pelatih dan pengurus. Kita bisa melihat adanya peningkatan kualitas permainan, disiplin, dan mental bertanding mereka. Ini menjadi tanda bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka mulai menunjukkan perkembangan yang baik,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menjalankan pembinaan yang tepat bagi anak-anak usia dini. Karena itu, DPRD bersama masyarakat memberikan dukungan penuh agar pembinaan sepak bola usia dini terus berkembang dan mampu melahirkan lebih banyak talenta muda berbakat dari Kabupaten Malaka.
“Kita berharap pembinaan ini terus berlanjut sehingga semakin banyak pemain muda Malaka yang mampu berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Mereka adalah aset daerah yang harus terus didukung dan dibina,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ans Taolin menambahkan, terlepas dari hasil akhir penentuan lolos atau tidak ke babak 16 besar, para pemain SSB PS Malaka U-12 telah memberikan kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Malaka melalui semangat, dedikasi, dan perjuangan yang ditunjukkan sepanjang turnamen.
“Kami berharap anak-anak tetap menjaga semangat, terus berlatih, dan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” pungkasnya.
Kemenangan 3-0 atas Sporty FC sekaligus menjadi penutup manis perjuangan PS Malaka U-12 di fase grup dan menjaga asa tim berjuluk Laskar Manu Meo itu untuk melangkah ke babak 16 besar melalui jalur peringkat tiga terbaik.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















