Laskarmalaka.com || Keberhasilan SSB PS Malaka U-12 menembus babak semifinal Turnamen Piala Presiden U-12 Tingkat Regional Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah menumbangkan Persesba Sumba Barat dengan skor 2-1 menjadi bukti bahwa Kabupaten Malaka kini memiliki fondasi pembinaan sepak bola usia dini yang semakin kuat dan menjanjikan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), dan Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), olahraga sepakbola tidak lagi dipandang sekadar aktivitas rekreasi, melainkan sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia yang harus dibina secara terarah, terukur, dan berkelanjutan melalui wadah Sekolah Sepakbola Bola (SSB).
Kemenangan PS Malaka atas Persesba Sumba Barat menjadi gambaran nyata dari proses panjang tersebut. Sempat tertinggal 1-0 pada babak pertama, anak-anak Malaka tidak kehilangan semangat. Mereka tetap bermain disiplin, menjaga organisasi permainan, dan menunjukkan mental bertanding yang kuat hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1. Karakter pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain muda itu bukanlah sesuatu yang muncul secara kebetulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mental bertanding tersebut dibentuk melalui kompetisi yang berkesinambungan, latihan yang terstruktur, serta pembinaan yang dilakukan secara konsisten di kabupaten Malaka.
Salah satu fondasi penting dari keberhasilan ini adalah penyelenggaraan Bupati Malaka Cup I dan Liga Bupati Malaka yang diikuti oleh 10 SSB yang dibentuk oleh Pemda Malaka dibawah Kepemimpinan Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati, Henri Melki Simu yang tersebar di 9 Kecamatan.
Kompetisi Bupati Malaka Cup I dan Liga Bupati Malaka menjadi wadah kompetisi bagi talenta-talenta muda di seluruh wilayah Kabupaten Malaka. Dari 10 SSB PS Malaka ini dilakukan proses seleksi berjenjang untuk menjaring pemain-pemain terbaik yang kemudian dipersiapkan mewakili daerah pada ajang tingkat regional maupun Nasional.
Tim PS Malaka yang saat ini berlaga di Piala Presiden U-12 Regional NTT merupakan hasil dari proses pembinaan tersebut. Mereka bukan tim yang dibentuk secara instan menjelang turnamen, melainkan hasil seleksi dan pembinaan berkelanjutan yang dilakukan melalui kompetisi usia dini di Kabupaten Malaka.
Di bawah koordinasi Ketua PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malaka, Ade Sjan Maikameng, serta pengawalan teknis Direktur Olahraga SSB PS Malaka, dr. Dion Bria Seran, Konsultan PS Malaka,Dr.Johny Lumba dan Tim Pelatih, para pemain ditempa melalui program latihan yang sistematis dan berorientasi pada peningkatan kualitas individu maupun kolektif tim.
Menariknya, proses pembinaan tersebut juga langsung di pantau oleh Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran. Dalam berbagai kesempatan, Bupati SBS kerap hadir menyaksikan sesi latihan para pemain muda. Kehadirannya tidak hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga sebagai wujud komitmen nyata terhadap pembangunan olahraga di kabupaten Malaka.
Salah satu aspek yang secara konsisten ditekankan Bupati SBS kepada tim pelatih adalah peningkatan akurasi tendangan para pemain. Menurutnya, kemampuan penyelesaian akhir dan efektivitas dalam situasi bola mati merupakan faktor penting yang dapat menentukan hasil pertandingan. Perhatian terhadap detail-detail teknis seperti ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini hingga ke aspek yang paling mendasar.
Hasil dari proses tersebut mulai terlihat di Piala Presiden U-12 Tingkat Regional NTT. PS Malaka U-12 tampil sebagai tim yang memiliki organisasi permainan yang baik, disiplin dalam menjalankan instruksi, berani mengambil inisiatif menyerang, serta menunjukkan determinasi tinggi dalam setiap pertandingan.
Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan menembus semifinal Piala Presiden U-12 Tingkat Regional NTT menjadi simbol bahwa investasi pembinaan olahraga yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malaka mulai membuahkan hasil. Ini menjadi bukti bahwa ketika pembinaan dilakukan secara serius, kompetisi dibangun secara berjenjang, dan seluruh pemangku kepentingan bergerak dalam satu visi yang sama, maka daerah mampu melahirkan generasi muda yang kompetitif dan berprestasi.
Kini, langkah PS Malaka U-12 menuju semifinal bukan hanya menjadi kebanggaan para pemain dan pelatih, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Malaka. Mereka membawa harapan bahwa Kabupaten Malaka mampu menjadi salah satu kekuatan baru sepak bola usia dini di Nusa Tenggara Timur.
Sebagai informasi, PS Malaka U-12 dijadwalkan menghadapi Putra Nagekeo SSB pada babak semifinal Turnamen Piala Presiden U-12 Tingkat Regional NTT yang berlangsung Senin, 22 Juni 2026 pukul 14.30 WITA di Stadion Oepoi Kupang.**



Ikuti Kami
Subscribe


















