Tiga Bupati Perbatasan Sepakat Perkuat Kolaborasi, Fokus Infrastruktur hingga Ekonomi Warga

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0;

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0;

Laskarmalaka.com || Pertemuan tiga kepala daerah di kawasan perbatasan, Bupati Malaka dr.Stefanus Bria Seran, Bupati Belu Willybrodus Lai, dan Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Yosep Falentinus Delasalle Kebo menjadi tonggak penting dalam memperkuat pembangunan wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Lester.

Pertemuan yang digelar di rumah jabatan Bupati Malaka di Haitimuk, Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kamis (12/3/2026), ini merupakan kali pertama tiga kabupaten perbatasan duduk bersama secara khusus membahas persoalan strategis masyarakat di tapal batas.

Dalam pertemuan tersebut, ketiga bupati sepakat memperkuat kerja sama lintas daerah guna memastikan masyarakat perbatasan tetap mendapatkan hak-hak dasar sebagai warga negara.

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo atau Falen Kebo, menegaskan bahwa kolaborasi ini lahir dari kesadaran bersama para pemimpin daerah untuk bersatu memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

“Kita tidak ingin masyarakat daerah perbatasan kehilangan hak-hak dasarnya hanya karena para pemimpinnya tidak duduk bersama,” ujarnya.

Dari pertemuan itu, disepakati tiga fokus utama kerja sama yang akan ditindaklanjuti melalui pembentukan sekretariat bersama.

Sementara itu, Bupati Belu Willybrodus Lai menilai sinergi antardaerah menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan di kawasan perbatasan. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak isa dilakukan secara parsial.

READ  Inspektorat dan PMD Malaka Bantah Tudingan Kelalaian Pengawasan Desa

“Berjuang sendiri-sendiri itu baik, tetapi tidak cukup kuat. Karena itu kita perlu berkolaborasi,” katanya.

Ia menjelaskan, sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama meliputi pembangunan infrastruktur, pengelolaan sampah, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan pasar di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Senada dengan itu, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran menyebut pertemuan ini sebagai langkah awal untuk memperjuangkan peningkatan kualitas hidup masyarakat perbatasan.

Ia menyebut kerja sama tahap awal akan difokuskan pada tiga sektor utama, yakni pengolahan sampah, penguatan ekonomi berbasis pasar PLBN, serta pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan.

READ  Kepala Desa Nabutaek Apresiasi Program Balik Tanah Gratis Pemkab Malaka

Kesepakatan tersebut rencananya akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama antardaerah, serta pembentukan sekretariat bersama guna memastikan program berjalan terarah.

Lebih lanjut, dr. Stefanus Bria Seran menegaskan bahwa Malaka, Belu, dan TTU merupakan kawasan strategis karena berada di garis depan Indonesia. Karena itu, ia berharap kolaborasi ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, kementerian terkait, pemerintah provinsi, hingga legislatif

Berita Terkait

SBS-HMS Kembali Lakukan Penyegaran Birokrasi Malaka, Tiga Pejabat Baru Resmi Dilantik
Golkar Malaka Mulai Bicara Regenerasi Kepemimpinan, Nama ABS dan HMS Disebut untuk Pilkada 2030
Jelang Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Panitia dan 20 Paroki Gelar MCM Turnamen Sepak Bola
Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan Apresiasi Gerak Cepat Pemda Malaka dan Komitmen Tingkatkan Pelayanan MBG
Lahan Siap Ditanami Setelah Dibajak TR4 Pemkab Malaka, Petani Wekeke Apresiasi Program Olah Lahan Gratis SBS–HMS
Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga
Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo
Tekan Kemiskinan di Wekeke, Pemdes Perluas Air Bersih hingga Delapan Dusun dan Dorong Rumah Layak Huni
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terbaru

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:07 WITA

SBS-HMS Kembali Lakukan Penyegaran Birokrasi Malaka, Tiga Pejabat Baru Resmi Dilantik

Kamis, 24 September 2026 - 15:17 WITA

Golkar Malaka Mulai Bicara Regenerasi Kepemimpinan, Nama ABS dan HMS Disebut untuk Pilkada 2030

Kamis, 24 September 2026 - 14:57 WITA

Jelang Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Panitia dan 20 Paroki Gelar MCM Turnamen Sepak Bola

Sabtu, 12 September 2026 - 18:00 WITA

Lahan Siap Ditanami Setelah Dibajak TR4 Pemkab Malaka, Petani Wekeke Apresiasi Program Olah Lahan Gratis SBS–HMS

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Tekan Kemiskinan di Wekeke, Pemdes Perluas Air Bersih hingga Delapan Dusun dan Dorong Rumah Layak Huni

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:24 WITA

Penerima Bertambah Pada Tahap II, 125 KK di Desa Wekeke Terima 30 Kg Beras, Pemdes Pastikan Bantuan Disalurkan Sesuai Data

Berita Terbaru