Diterjang Ombak Selatan, Nelayan Kletek di Malaka Bertaruh Nyawa Demi Nafkah

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Andry Bria Editor : AB Dibaca 57 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laskarmalaka.com ||Musim hujan yang disertai cuaca ekstrem kembali menjadi ancaman bagi para nelayan di Kampung Nelayan, Desa Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tingginya gelombang di perairan selatan membuat para nelayan tradisional harus bertaruh nyawa demi mencari nafkah bagi keluarga mereka.

Keluhan itu disampaikan seorang nelayan setempat, Filmon Tahu Seran (34), saat ditemui wartawan di Kampung Nelayan, Kamis (21/5/2026).

Saat itu, Filmon bersama sejumlah rekannya baru saja kembali dari melaut. Mereka tampak sibuk membereskan hasil tangkapan ikan yang dibantu oleh istri dan anak-anak mereka di sekitar jembatan kayu sederhana tempat perahu-perahu nelayan bersandar.

Suasana kampung nelayan terlihat ramai. Anak-anak tampak ikut menyaksikan aktivitas para nelayan, bahkan sebagian membantu memindahkan ikan hasil tangkapan menggunakan ember dari atas kapal menuju jembatan kayu yang menyerupai pelabuhan kecil.

Hasil tangkapan hari itu terlihat cukup memuaskan. Sejumlah ikan seperti tongkol dan ekor kuning memenuhi wadah penampungan milik para nelayan.

READ  Ketua DPRD Malaka Bongkar Polemik Utang Sekwan: Dana 2022 Sudah Cair, Ke Mana?,Jangan Korbankan APBD Kabupaten Malaka

Meski baru saja menghadapi ganasnya ombak laut selatan, raut wajah para nelayan tampak sumringah. Mereka bersyukur masih bisa membawa pulang hasil tangkapan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Saya sudah melaut sekitar 20 tahun lebih. Selama ini pakai kapal sendiri,” ujar Filmon sambil menunjuk kapal miliknya.

Menurut Filmon, pendapatan nelayan sangat bergantung pada kondisi laut dan jenis ikan yang diperoleh. Dalam sekali melaut, dirinya bersama rekan-rekannya bahkan bisa menghabiskan waktu hingga dua malam di laut.

READ  Duka Bersama Malaka dan Belu, Bupati SBS Kenang Jasa Johanes Letto

“Kalau hasil paling banyak bisa sampai Rp5 juta sampai Rp6 juta. Tapi kalau lagi sedikit kadang cuma sekitar Rp500 ribu,” katanya.

Ia mengatakan, tantangan terbesar yang dihadapi nelayan saat ini adalah cuaca buruk dan tingginya gelombang laut selatan Malaka.

“Tantangan paling utama itu cuaca. Ombak di laut Malaka ini sangat tinggi dan keras,” ungkapnya.

Berita Terkait

DPRD Malaka Studi Banding di Gianyar Bali, Dalami Tata Kelola Budaya, BKPD, hingga Ketenagakerjaan
SBS-HMS Kembali Lakukan Penyegaran Birokrasi Malaka, Tiga Pejabat Baru Resmi Dilantik
Golkar Malaka Mulai Bicara Regenerasi Kepemimpinan, Nama ABS dan HMS Disebut untuk Pilkada 2030
Jelang Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Panitia dan 20 Paroki Gelar MCM Turnamen Sepak Bola
Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan Apresiasi Gerak Cepat Pemda Malaka dan Komitmen Tingkatkan Pelayanan MBG
Lahan Siap Ditanami Setelah Dibajak TR4 Pemkab Malaka, Petani Wekeke Apresiasi Program Olah Lahan Gratis SBS–HMS
Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga
Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WITA

DPRD Malaka Studi Banding di Gianyar Bali, Dalami Tata Kelola Budaya, BKPD, hingga Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 15:17 WITA

Golkar Malaka Mulai Bicara Regenerasi Kepemimpinan, Nama ABS dan HMS Disebut untuk Pilkada 2030

Kamis, 24 September 2026 - 14:57 WITA

Jelang Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Panitia dan 20 Paroki Gelar MCM Turnamen Sepak Bola

Senin, 14 September 2026 - 13:33 WITA

Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan Apresiasi Gerak Cepat Pemda Malaka dan Komitmen Tingkatkan Pelayanan MBG

Sabtu, 12 September 2026 - 18:00 WITA

Lahan Siap Ditanami Setelah Dibajak TR4 Pemkab Malaka, Petani Wekeke Apresiasi Program Olah Lahan Gratis SBS–HMS

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Tekan Kemiskinan di Wekeke, Pemdes Perluas Air Bersih hingga Delapan Dusun dan Dorong Rumah Layak Huni

Berita Terbaru