“Ini bukan sekadar pembukaan sekolah, melainkan simbol harapan dan hasil perjuangan panjang masyarakat Takarai. Kini anak-anak kami bisa mengenyam pendidikan tanpa hambatan geografis,” ujar Yeremias. Ia menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya sekolah ini.
Yeremias menuturkan KBM perdana berlangsung dengan penuh antusiasme. Siswa, guru, maupun orang tua menunjukkan semangat gotong royong untuk memulai perjalanan pendidikan baru di desa tersebut. Para guru yang ditugaskan juga menegaskan komitmen mereka untuk membentuk karakter dan meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda di wilayah perbatasan.
Ia berharap kehadiran SMPN Takarai dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak di Desa Takarai dan sekitarnya untuk tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berbudaya, dan berdaya saing.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















