Sejumlah kecamatan lain juga melampaui target, yakni Botin Leobele (134,60 persen), Io Kufeu (104,78 persen), dan Kobalima Timur (121,35 persen). Sementara itu, dari sisi volume, Malaka Barat (456,97 ha) dan Malaka Tengah (424,92 ha) mencatat realisasi terluas.
Program pengolahan lahan kering ini diberikan secara cuma-cuma kepada petani sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Pengoperasian sejumlah unit traktor TR-4 sepenuhnya dikelola oleh dinas.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Malaka menyatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. “Kami akan terus mendukung usaha tani masyarakat dan memastikan layanan ini menjangkau seluruh kecamatan,” ujarnya dalam laporan resmi yang ditandatangani pada 2 Desember 2025.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















