Laskarmalaka.com || Pekerjaan pelebaran dan pengaspalan ruas jalan Balibo–Umasukaer di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, telah mencapai sekitar 50 persen. Proyek yang mulai dikerjakan sejak 7 November 2025 itu ditargetkan rampung pada 31 Desember 2025.
Pekerjaan dilakukan PT Bahagia Timor Mandiri dengan nilai kontrak Rp 20,42 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pengawasan berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Bina Marga serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT.
Direktur PT Bahagia Timor Mandiri, Richard Mintura, mengatakan pelaksanaan fisik berjalan sesuai jadwal. “Progres pengaspalan mencapai 50 persen, tidak minus atau plus, pas sesuai schedule. Kami optimistis pekerjaan selesai sebelum 31 Desember,” ujarnya saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (3/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Richard menyebutkan bahwa sekitar 2 kilometer dari total 5 kilometer panjang jalan telah diaspal. Pengaspalan menggunakan ketebalan 5 sentimeter dengan lebar 5,5 meter. Bahu jalan selebar 0,5–1 meter diperkuat rabat beton. Ia menambahkan, pekerjaan minor seperti dinding penahan dan decker relatif aman berkat dukungan tenaga kerja yang cukup. “Jika cuaca mendukung, pekerja sering lembur hingga pukul 23.00,” katanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan hasil pengaspalan mulus tanpa gelombang. Aktivitas alat berat seperti roller dan truk pengangkut berlangsung di sepanjang trase. Ruas jalan tersebut menghubungkan Betun, ibu kota Kabupaten Malaka, dengan Kecamatan Sasitamean, Io Kufeu, Laenmanen, dan Botin Leobele. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah kini mulai membaik sehingga meningkatkan mobilitas warga serta kelancaran distribusi barang.**



Ikuti Kami
Subscribe


















