Laskarmalaka.com || Pemerintah Kabupaten Malaka mendorong revitalisasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kapitan Meo sebagai bagian dari pengembangan pertanian terpadu di wilayah perbatasan. Upaya tersebut merupakan program prioritas dibawah kepemimpinan Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, MPH, dan Wakil Bupati Malaka Hendri Melky Simu.
Sebagai langkah awal, Pemkab Malaka telah mengusulkan program pengembangan bibit sapi potong kepada Kementerian Pertanian. Usulan itu meliputi pembenahan sarana dan prasarana serta penyediaan sapi induk dan pejantan untuk memperkuat fungsi pembibitan di UPT Kapitan Meo. Kawasan ini resmi menjadi aset daerah sejak 2021 dan dinilai strategis untuk peningkatan pendapatan asli daerah, penyediaan lapangan kerja, serta pusat pelatihan bagi peternak.
Plh. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malaka, Methildes Seran, mengungkapkan bahwa produktivitas peternakan di Malaka menurun dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi itu dipicu oleh merosotnya kualitas genetik sapi Bali akibat praktik perkawinan sedarah yang tidak terkontrol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















