Dengan pembagian divisi yang jelas—mulai dari pencucian, persiapan, pengolahan, pemorsian hingga distribusi—operasional dapur berjalan lancar tanpa keluhan dari karyawan. Para pelajar dan penerima manfaat juga aktif memberikan masukan terkait variasi menu, menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam program ini.
Dapur MBG kini menjadi contoh nyata bagaimana program sosial dapat menggabungkan pelayanan gizi dan pemberdayaan ekonomi lokal, memberikan manfaat ganda bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malaka.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















