Laskarmalaka.com ||Dibalik kesibukan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, hingga berbagai poli pelayanan di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, terdapat sebuah sistem yang jarang diketahui. Jaringan pipa oksigen yang membentang di balik dinding rumah sakit itu menjadi salah satu penopang utama pelayanan kesehatan, menghadirkan napas kehidupan bagi pasien yang membutuhkan pertolongan.
Bagi masyarakat, oksigen mungkin hanya terlihat sebagai tabung atau selang yang terpasang di sisi tempat tidur pasien. Namun bagi tenaga kesehatan, setiap titik jaringan oksigen merupakan peluang untuk menyelamatkan nyawa.
Berangkat dari kesadaran tersebut, RSUPP Betun terus memperkuat sistem distribusi oksigen medis agar seluruh ruang pelayanan memiliki akses yang cepat, aman, dan siap digunakan kapan saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Yoseph, pada tahap pembangunan sebelumnya masih terdapat sejumlah ruangan yang belum sempat dipasangi jaringan oksigen, seperti boarding area UGD, ruang fisioterapi, ruang rawat THT, poli eksekutif, dua ruang tindakan di poli, hingga ruang perina. “Tahun kemarin memang ada beberapa titik yang belum sempat dipasang. Sekarang semuanya sudah selesai sehingga ada penambahan sekitar 20 titik jaringan oksigen,” ujar Yoseph saat ditemui di Ruang IPSRS RSUPP Betun.
Dengan penambahan tersebut, total jaringan oksigen yang dimiliki RSUPP Betun kini mencapai 149 titik yang tersebar di berbagai unit pelayanan.
Jumlah itu bukan sekadar angka. Di balik setiap titik terdapat kesiapan rumah sakit dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, mulai dari pasien dengan gangguan pernapasan, korban kecelakaan, ibu yang menjalani persalinan, hingga pasien pascaoperasi yang membutuhkan suplai oksigen secara cepat dan stabil.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















