Laskarmalaka.com || Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat 20.951 kunjungan rawat jalan dan pasien rawat inap hingga 31 Juli 2026. Tingginya aktivitas pelayanan tersebut terjadi di tengah penurunan jumlah pasien yang dirujuk ke fasilitas kesehatan di luar daerah.
Berdasarkan data RSUPP Betun, hingga akhir Juli 2026 tercatat 15.694 kunjungan rawat jalan dan 5.257 pasien rawat inap. Sementara itu, jumlah rujukan pasien ke luar daerah pada periode yang sama tercatat sebanyak 96 kasus.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM., FISQua, mengatakan tingginya aktivitas pelayanan menunjukkan bahwa rumah sakit tersebut masih menanggung beban pelayanan kesehatan yang besar bagi masyarakat Kabupaten Malaka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menariknya, kunjungan pasien justru tetap tinggi. Artinya, penurunan jumlah rujukan tidak berarti aktivitas pelayanan pasien di RSUPP Betun ikut menurun,” tutur dr. Oktelin kepada wartawan, Kamis (10/9/2026).
Data rumah sakit menunjukkan, kunjungan rawat jalan meningkat dari 19.236 pada 2024 menjadi 25.046 pada 2025. Pada periode yang sama, jumlah pasien rawat inap juga bertambah dari 3.700 menjadi 5.941 pasien.
Hingga akhir Juli 2026, jumlah kunjungan rawat jalan telah mencapai 15.694, sedangkan pasien rawat inap tercatat sebanyak 5.257 orang.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















