Laskarmalaka.com || Pemerintah Kabupaten Malaka mengakui bencana alam yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir telah menimbulkan dampak cukup besar bagi masyarakat. Kerusakan akibat longsor dan banjir kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk segera ditangani.
Curah hujan tinggi yang terjadi secara berkepanjangan menyebabkan longsor dan banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Malaka. Dampaknya, berbagai infrastruktur mengalami kerusakan mulai dari rumah warga, jalan raya, hingga fasilitas penghubung antarwilayah seperti jembatan dan deker.
Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, mengatakan pemerintah daerah saat ini tengah melakukan pembenahan secara bertahap terhadap seluruh dampak bencana yang terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan tersebut disampaikan Henri saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Amanat Nasional Kabupaten Malaka di Aula Susteran SSPS Betun, Rabu (20/5/2026).
“Sekarang di Malaka lagi banyak bencana. Ada longsor dimana-mana,” ujar Henri Melki Simu.
Ia menjelaskan, longsor terjadi di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Botin Leobele, Kecamatan Kobalima Timur, dan Kecamatan Rinhat serta beberapa daerah lainnya.
Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat sempat terganggu akibat akses jalan dan fasilitas umum mengalami kerusakan cukup parah.
Selain longsor, banjir juga menerjang sejumlah kawasan permukiman warga. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat diterjang arus air maupun longsor yang terjadi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















