Laskarmalaka.com || Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (SBS–HMS) menetapkan kebersihan lingkungan sebagai agenda strategis prioritas memasuki tahun 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya kerja aparatur dan budaya hidup masyarakat di seluruh desa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malaka, Frida Fahik, menegaskan bahwa isu kebersihan tidak lagi dipandang sebagai persoalan kecil, melainkan indikator kesadaran dan kesehatan suatu desa.
“Memasuki awal 2026, semua stakeholder di Kabupaten Malaka harus benar-benar memperhatikan masalah kebersihan. Ini harus menjadi budaya bersih dan budaya kerja,” tegas Frida Fahik melalui pesan WhatsApp, Minggu (14/12/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Instruksi Bupati dan Wakil Bupati menekankan bahwa pembersihan lingkungan bukan kegiatan seremonial, tetapi bagian integral dari pembangunan karakter masyarakat. Program Jumat Bersih yang telah berjalan dinilai positif, namun perlu diperkuat dengan keterlibatan aktif seluruh warga.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















