LaskarMalaka.com || Belum genap satu tahun dilantik, Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (SBS-HMS), mulai menunjukkan hasil dari sejumlah program prioritas mereka. Perubahan mulai tampak di berbagai sektor vital seperti infrastruktur, pertanian, kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia dan Olahraga Berprestasi.
Salah satu komitmen yang konsisten digaungkan oleh Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran adalah “untuk masyarakat, tidak ada kata tidak ada uang, dan untuk masyarakat tidak ada kata mahal.” Komitmen tersebut mulai terlihat nyata dalam berbagai kebijakan dan pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
PERTANIAN
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sektor pertanian, pemerintah mengoperasikan 33 unit traktor untuk program balik lahan gratis bagi petani. Hingga 8 Oktober 2025, program ini telah menjangkau 1.097,45 hektar atau 36,58 persen dari target dan hingga saat ini pekerjaan balik lahan gratis bagi masyarakat kabupaten Malaka masih berlanjut.
Sementara itu, Saluran irigasi pun diperbaiki dan tetap dikontrol guna memastikan kelancaran pengairan sawah, tanpa bergantung pada musim hujan.
KESEHATAN
Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan SBS-HMS, berhasil mengimplementasikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat hanya dengan menunjukkan KTP. Kebijakan ini berlaku sejak hari pertama SBS-HMS menjabat dan dibawah kepemimpinan SBS-HMS Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun diperkuat dengan kehadiran sejumlah dokter spesialis, seperti spesialis THT, penyakit dalam, bedah, anak, kebidanan, saraf, jantung, dan konservasi gigi.
Selain itu, kebersihan kota dijaga melalui pengerahan petugas setiap pagi dan program “Jumat Bersih” di 127 desa setiap pekan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
INFASTRUKTUR
Dua proyek Tanggul besar telah rampung diantaranya Tanggul sepanjang 1.600 meter di Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah, dibangun oleh CV Uma Besi dengan nilai kontrak Rp 7,7 miliar. Proyek ini telah diserahterimakan melalui Provisional Hand Over (PHO) dan Tanggul di Desa Oan Mane, Kecamatan Malaka Barat, sepanjang 1.000 meter, diselesaikan oleh CV Cipta Baru Konstruksi dengan nilai proyek Rp 4,839 miliar dan sudah dilakukan PHO sejak 4 Oktober 2025.
Selain itu, Jalan-jalan strategis pun turut ditangani. Ruas jalan provinsi Betun–Motamasin serta Cabang Welaus–Kusa yang berbatasan dengan Kabupaten Belu merupakan hasil lobi pemerintah kabupaten Malaka. Jalan kabupaten, Umasakaer–Nurobo sepanjang 5 kilometer yang sudah mulai dikerjakan melalui program Inpres Jalan Desa dari pusat dan juga dari Balai Wilayah Sungai yakni Pembangunan bronjong di sejumlah titik rawan banjir seperti Uma Au dan Haitimuk.
Sementara itu, Pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pemeliharaan lingkungan, termasuk pembersihan saluran got diluar kota maupun di dalam kota.
PEMGEMBANGAN SDM dan OLAHRAGA BERPRESTASI
Untuk meningkatkan mutu pendidikan, Pemkab Malaka dan Kampus Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang melakukan tanda tangan MoU, kerja sama ini mencakup peningkatan kualitas guru, metode pembelajaran, hingga kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Di bidang olahraga. Dua belas (12) kecamatan di kabupaten Malaka akan segera memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) dan rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Malaka, pengurus SSB, Ketua PSSI Malaka,Adrianus Bria Seran dan konsultan PS Malaka, dr.Dion Bria Seran sudah dilakukan.
Dimasa kepemimpinan SBS-HMS Tim Sepakbola PS Malaka U15 berhasil meraih prestasi gemilang di tingkat nasional dengan keluar sebagai juara dua (2) Piala Presiden 2025 di Surabaya. Prestasi lainnya termasuk Juara satu (1)Soeratin Cup U13, Juara dua (2) Soeratin Cup U15, serta Juara satu (1) Piala Menpora Regional NTT U15.
Dengan demikian, delapan bulan pertama masa jabatan SBS-HMS menunjukkan upaya nyata dalam membenahi berbagai sektor. Transformasi bertahap ini diharapkan membawa perubahan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Malaka.**



Ikuti Kami
Subscribe


















