Laskarmalaka.com || Untuk pertama kalinya dalam empat hingga lima tahun terakhir, para petani di Desa Rabasa, Loofoun, dan Rabasa Haerain, Kabupaten Malaka, dapat melaksanakan tanam padi secara serentak pada Musim Tanam (MT) III tahun 2025. Kondisi ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan ketahanan pangan Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (SBS–HMS).
Selama ini petani di wilayah hilir DI Malaka Sayap Kanan hanya mampu melakukan satu musim tanam karena keterbatasan air. Namun sejak Januari–Maret 2025, ketersediaan air irigasi melimpah sehingga petani sudah dapat menanam lebih awal, bahkan berpeluang melanjutkan MT II dan MT III dalam tahun yang sama.
Warga Desa Loofoun, Marselus Nahak, menyampaikan rasa syukur atas perubahan positif tersebut. Ia menilai perhatian Pemda Malaka melalui sinergi dengan BBWS NT II telah membuka peluang panen tiga kali setahun. “Lima tahun terakhir kami hanya bisa tanam sekali. Tahun ini kami bisa tanam tiga kali. Ini perubahan besar bagi kami,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















