Ia menambahkan, menenun merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Kabupaten Malaka. Karena itu, sekolah merasa perlu mengangkatnya sebagai mata pelajaran muatan lokal agar keterampilan budaya tersebut tetap lestari.
“Melalui program ini, siswa tidak hanya belajar menjaga warisan budaya daerah, tetapi juga memiliki keterampilan yang berpotensi bernilai ekonomi di masa depan,” tandasnya.
Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus membuka peluang kewirausahaan berbasis kearifan lokal di kalangan siswa.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















