Laskarmalaka.com || Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka dibawah Kepemimpinan Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran MPH dan Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu menggelar Seminar Penataan Lembaga Adat dengan melibatkan unsur adat seperti Liurai, Loro, Nain, dan Fukun yang tersebar di wilayah Kabupaten Malaka.
Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan penting antara pemerintah dan para pemangku adat di Kabupaten Malaka untuk memperkuat struktur serta sistem kelembagaan adat di tengah perubahan zaman yang terus berkembang.
Salah satu narasumber dalam kegiatan ini, Rm. Dr. Florens Maxi Un Bria, Pr., dalam pandangannya menyampaikan bahwa masyarakat adat sejatinya telah memiliki struktur dan sistem tersendiri yang mengatur kehidupan mereka, termasuk dalam aspek kepemimpinan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah proses regenerasi nilai-nilai adat yang belum berjalan secara optimal.
Perubahan zaman kerap menyebabkan nilai-nilai luhur dalam masyarakat adat tidak diwariskan dengan baik kepada generasi berikutnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















