“Di dalam masyarakat adat harus ada pemimpin (leadership) yang kuat. Namun dalam realitas sekarang, nilai-nilai adat sering tidak diregenerasikan secara baik dan benar,” ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi, komunikasi, serta perjumpaan-perjumpaan seperti seminar ini guna mengurangi ketidakpastian informasi, baik terkait struktur tatanan adat maupun pedoman dalam memilih pemimpin adat.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen untuk membuka diri dan membangun dialog bersama demi menjaga keberlangsungan nilai-nilai adat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perlu keterbukaan hati untuk duduk bersama dan membangun komunikasi seperti yang terjadi hari ini,” tambahnya.
Seminar ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat, sekaligus memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup dan relevan di tengah dinamika zaman.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















