Sementara itu, pembenahan Kantor Bupati direncanakan pada tahun ketiga masa jabatan, setelah dua tahun pertama fokus pada pelayanan masyarakat. Pemerintah daerah menegaskan, pembenahan kantor bukan untuk kemewahan, melainkan untuk memperkuat sistem kerja dan tata kelola pemerintahan, agar dapat difungsikan maksimal sebagai pusat koordinasi dan pelayanan publik.
“Pembenahan kantor hanyalah bagian dari upaya memperkuat fondasi pemerintahan Malaka. Fokus utama tetap kebutuhan rakyat,” tambah Wakil Bupati HMS.
Dengan usia kepemimpinan yang baru satu tahun, publik masih menilai, namun arah pembangunan yang jelas memberikan gambaran bahwa pembangunan di Malaka berjalan seiring antara pelayanan rakyat dan penguatan institusi. Jika konsisten dijalankan, rencana pembenahan kantor pada tahun ketiga diharapkan menjadi simbol institusi yang kuat untuk pelayanan publik yang optimal.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















