Ketua panitia, Damianus Ranu, mengaku bangga turnamen perdana ini bisa menghadirkan pemain provinsi seperti Josua Nuban dan Rosa Bani.
“Rinhat Cup I bukan hanya hiburan, tapi juga ajang motivasi bagi pemain muda desa yang berada di Rinhat untuk berlatih lebih giat,” ujarnya.
Terpantau wartawan media ini, disamping kiri dan kanan lapangan, suasana semakin riuh seiring berjalannya pertandingan. Anak-anak berlarian membawa bendera desa, ibu-ibu menabuh kaleng bekas dan botol air mineral sebagai alat musik dadakan, sementara para bapak bersorak memberi semangat setiap kali smash mematikan terjadi. Warga dari desa sekitar bahkan rela menempuh perjalanan puluhan kilometer demi menyaksikan laga sengit ini. Sorak-sorai, tepuk tangan, dan yel-yel khas desa membuat Rinhat Cup I 2025 terasa seperti festival olahraga terbesar di kecamatan Rinhat.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















