“Dalam rapat komisi dan pemandangan umum fraksi, kami sudah mendorong perawatan traktor. Kalau masih bisa diperbaiki, segera diperbaiki. Kalau tidak, maka harus ada pengadaan baru. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Lebih jauh, Ronaldo menekankan bahwa keberhasilan program balik tanah gratis tidak berhenti pada proses pengolahan lahan semata. Ia mengingatkan pentingnya dukungan lanjutan berupa penyediaan bibit, pupuk, serta pengawasan berkelanjutan dari pemerintah desa dan dinas teknis terkait.
Menurutnya, lahan yang sudah diolah harus benar-benar dimanfaatkan agar tujuan peningkatan produksi pertanian dapat tercapai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setelah tanah dibalik, pemerintah harus menyiapkan bibit, pupuk, dan pengawasan dari tingkat desa. Jangan sampai lahan yang sudah diolah dibiarkan begitu saja,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para petani agar tidak menyia-nyiakan bantuan gratis yang telah diberikan pemerintah, karena setiap hektare lahan yang diolah merupakan investasi besar bagi ketahanan pangan daerah.
Ronaldo berharap Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Malaka dapat menyusun pola pendampingan yang terencana dan berkelanjutan, mulai dari distribusi sarana produksi hingga pengawasan pemanfaatan lahan.
Sebagai pimpinan DPRD, ia menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk terus mengawal dan mendukung program-program pro-rakyat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi unggulan Kabupaten Malaka.
“Kami akan selalu berada di garis depan untuk mengawal kebijakan yang menyentuh kepentingan masyarakat. Program balik tanah ini sudah sangat baik, tinggal kita optimalkan pengelolaannya ke depan,” tutupnya.
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















