Selain Desa Haliklaran, wilayah Desa Bontas dan Umalawain juga dinilai memiliki potensi serupa dalam memanfaatkan kelebihan air pada MT I. Oleh karena itu, pemerintah desa berkomitmen untuk memperluas edukasi kepada masyarakat agar lebih responsif terhadap perubahan iklim dan mampu mengelola lahan secara optimal.
Untuk Musim Tanam II (MT II), masyarakat diarahkan menanam komoditas hortikultura seperti sayuran yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi lahan yang cenderung lebih kering.
Ke depan, pemerintah desa juga merencanakan pengembangan sistem sawah tadahan pada tahun 2027 sebagai solusi jangka panjang untuk menampung dan memanfaatkan kelebihan air pada MT I.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin masyarakat memiliki strategi bertani yang sesuai dengan potensi alam, sehingga tidak lagi mengalami kerugian, tetapi justru mampu meningkatkan hasil produksi,” tutup Nus Klau.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















