“Komisi III berkomitmen untuk memastikan anggaran pembinaan atlet tetap menjadi prioritas. Penguatan SDM olahraga adalah investasi jangka panjang bagi Malaka,” ujarnya.
Maria Fatima juga memberi perhatian khusus terhadap pemerataan fasilitas olahraga. Ia mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pemudan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malaka untuk memastikan kecamatan hingga desa memiliki sarana latihan yang memadai, sehingga potensi besar pada cabang atletik, sepak bola, bola voli, hingga beladiri dapat berkembang merata.
Menurutnya, banyak talenta muda di pelosok desa yang membutuhkan akses pembinaan lebih baik agar dapat muncul dan berkembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain fasilitas, ia menekankan pentingnya penyelenggaraan kompetisi berjenjang, baik tingkat pelajar maupun antar klub. Kompetisi yang rutin, terstruktur, dan berkualitas akan menjadi sarana penting bagi atlet untuk mengasah kemampuan, memperbaiki teknik, serta mengukur perkembangan prestasi mereka secara berkelanjutan.
Dengan berbagai terobosan yang terus dilakukan pemerintah daerah, Maria Fatima optimistis masa depan olahraga Malaka akan semakin cerah.
Ia berharap perhatian pemerintah tetap konsisten, baik dalam penyediaan anggaran, peningkatan kualitas pelatih, maupun perbaikan fasilitas latihan.
“Jika pembinaan dilakukan secara serius dan konsisten, Malaka bukan hanya bisa mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membangun generasi muda yang disiplin, sehat, dan berkarakter,” tutupnya.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















