“Benar deker itu baru dikerjakan oleh dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka,”katanya
Kepala desa mengaku, dirinya tidak berani memperbaiki Deker tersebut menggunakan Dana Desa.
“Status jalan itu jalan kabupaten sehingga saya sebagai Kepala Desa tidak berani memperbaiki Deker tersebut menggunakan Dana Desa,”ujarnya
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya berharap, pemerintah Kabupaten Malaka melalui BPBD atau PUPR Malaka bisa memperbaiki dalam waktu dekat.
“Saya berharap agar pemerintah Kabupaten Malaka melalui dinas terkait bisa memperbaiki sehingga masyarakat merasa aman ketika melewati deker tersebut karena longsornya sudah sangat parah,” harapnya.
Dinas PUPR atau BPBD Kabupaten Malaka belum berhasil di konfirmasi media ini.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















