Ia menambahkan, program pengolahan lahan menggunakan excavator ini ditargetkan mencakup 500 hektare yang akan dibagikan ke 10 kecamatan di Kabupaten Malaka. Pembagian ini dilakukan secara proporsional sesuai dengan potensi dan kebutuhan lahan pertanian di masing-masing wilayah.
Menurutnya, penggunaan alat berat diharapkan mampu mempercepat proses pembukaan dan pengolahan lahan, terutama pada area yang selama ini sulit dijangkau dengan metode manual dan traktor roda empat. Dengan dukungan kajian teknis dari pihak Undana dan perencanaan melalui SID, program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Malaka.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















