Salah satu alasan kuat mengapa SBS–HMS disebut Sahabat Petani adalah gaya kepemimpinan mereka yang terbuka. Mereka dikenal tidak segan turun ke lokasi pertanian, berdiskusi, mendengar keluhan, hingga melihat langsung kondisi lahan.
Bagi petani, kedekatan seperti ini menciptakan rasa aman dan dihargai. Mereka merasa pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengambil kebijakan, tetapi sebagai sahabat yang memahami perjuangan di lapangan.
Pembangunan irigasi, jalan produksi, dan fasilitas penunjang pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintahan SBS–HMS. Infrastruktur yang memadai bukan hanya mempermudah akses petani ke lahan, tetapi juga mengurangi biaya produksi dan mempercepat distribusi hasil panen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi petani, setiap kilometer jalan dan setiap saluran air baru adalah bukti cinta dari pemimpinnya.
SBS–HMS tidak ingin petani hanya bergantung pada bantuan. Mereka mendorong petani untuk memiliki kemampuan produksi yang lebih kuat, memahami pengelolaan pasca panen, dan berani masuk dalam rantai pemasaran. Melalui pelatihan dan pendampingan, petani dilatih menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.
Sebutan “Sahabat Petani” untuk Bupati SBS dan Wakil Bupati HMS bukanlah pujian yang mengada-ada. Gelar itu lahir dari pengalaman lapangan, kehadiran nyata, dan komitmen kuat mereka dalam membangun pertanian Malaka. Kepemimpinan yang peduli, program yang terarah, dan kedekatan dengan masyarakat membuat keduanya dianggap sebagai sosok pemimpin yang benar-benar memahami kebutuhan dasar petani.
Di mata petani, SBS–HMS bukan hanya pemimpin, tetapi sahabat yang berjalan bersama menuju Malaka yang lebih sejahtera.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















