Laskarmalaka.com || Harusnya ini derby satu rahim “dari singgasana Sina Muti Malaka”. Tetapi ini bukan soal derby. Pertemuan dua tim ini meninggalkan cerita yang bakal teramat membekas dan akan jadi cerita hingga anak-cucu.
Orang-orang menantikan hasil akhir pertandingan, tetapi sebenarnya kedua tim ini menaruh pertaruhan yang sarat akan gengsi. Latar belakang pertemuan kedua tim ini yang mempengaruhi atmosfer pertandingan. Secara statistik PS Malaka ” selalu menang” atas Bintang Timur Atambua pada level usia muda. Tentu tidak untuk pertemuan tim senior, pasalnya ini merupakan kali pertama mereka bersua di kompetisi domestik regional ETMC NTT Ende Liga 4 Indonesia 2025.
PS Malaka seperti yang kita tahu memiliki banyak pemain potensial yang punya daya juang tak kenal lelah. Anak-anak Selatan dari pesisir Abudenok dan Motadikin itu punya mentalitas petarung sebagaimana mereka terlahir sebagai pemain bola. Kaki-kaki mereka terlahir untuk memainkan sepakbola indah seindah lapangan hijau rumput Besikama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bigmatch pertama Group F ETMC XXXIV 2025 di kota Ende menjadi momentum berharga untuk membuktikan kualitas diri. Statistik menunjukkan kedua kesebelasan memiliki pemain-pemain hebat untuk beradu Skil di stadion megah Marilonga.
Manumeo Malaka akan tampil maksimal dibawa kendali pelatih, Adrianus Bria Seran dan striker haus gol Yoko Jehaman. Penyerang sangar itu bakal ditopang gelandang enerjik Risda Rae, Aposto Bria dan Ricko Bria sebagai metronome. Di barisan belakang, Messi Bria didaulat sebagai pagar indah pertahanan Manumeo. Sementara itu, Macan Batas bakal menempatkan duel krusial Crespo Hale dan Ino Aty Soares sebagai ujung tombak mematikan. Tim juara bertahan ini juga bakal memainkan beberapa pilar yang didatangkan dari Academy Persib Bandung.
Sungguh menarik! ini pertandingan yang wajib ditonton para penggila bola seantero NTT. Kedua tim akan menyajikan pertandingan menarik yang mungkin saja bisa menjadi tolak ukur betapa kedua tim yang berangkat dari seberang pulau Timor ini menjadi ancaman serius bagi tim kontestan ETMC Ende 2025.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















