Para tenaga kesehatan berharap Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Inspektorat segera melakukan audit administrasi dan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan Desa Bereliku.
Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk memastikan apakah anggaran honor bidan desa telah dicairkan dan masih tersimpan dalam kas desa, atau justru telah digunakan untuk kebutuhan lain yang tidak sesuai peruntukannya.
“Yang kami harapkan hanya kejelasan. Kami ingin mengetahui bagaimana sebenarnya posisi anggaran honor kami dan kapan hak kami akan dibayarkan karena ini sudah satu tahun,” katanya
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya menyampaikan bahwa Keterlambatan pembayaran honor tenaga kesehatan hingga satu tahun bukan persoalan sepele. Selain menyangkut hak pekerja, persoalan itu juga dapat menjadi indikator adanya masalah dalam pengelolaan administrasi maupun tata kelola keuangan desa yang perlu segera ditelusuri oleh aparat pengawas internal pemerintah.
Karena itu, PMD dan Inspektorat Kabupaten Malaka didorong segera turun melakukan pemeriksaan guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana desa serta memberikan kepastian bagi tenaga kesehatan yang hingga kini masih menunggu hak mereka dibayarkan.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Bereliku, Serfinus Seran Berek, maupun bendahara desa belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan belum dibayarkannya honor bidan desa selama satu tahun tersebut karena belum berhasil di konfirmasi oleh Wartawan media Laskarmalaka.com**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















