Selain merusak sistem, tindakan seperti menyumbat saluran dengan batang pisang atau kayu dan membobol jaringan irigasi terbukti menimbulkan dampak serius di lapangan. Menurut Staf Pengamat DI Malaka Kanan, Yoseph Bere, beberapa wilayah seperti Kakait, Haitimuk, Lakulo, Umaau, dan Kleseleon pernah mengalami banjir dan genangan akibat pintu air dimanipulasi oleh oknum warga.
Pemerintah memastikan petugas irigasi kini dikerahkan untuk memantau pintu-pintu rawan, terutama BBKA 5, 6, dan 7. Upaya ini dilakukan agar sistem irigasi berjalan sesuai perencanaan dan program unggulan SBS–HMS dapat menghasilkan peningkatan produktivitas pertanian.
Pemkab Malaka berharap partisipasi dan kesadaran masyarakat menjadi fondasi keberhasilan pembangunan pertanian di daerah tersebut.**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















