LaskarMalaka.com || Pemerintah Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), terus memperkuat sektor pertanian guna mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis.
Sebagai langkah konkret, Dinas Pertanian Kabupaten Malaka saat ini tengah menyiapkan bibit sayuran dan buah-buahan untuk 72 kelompok tani hortikultura yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pertanian Malaka, Laurens Bere, mengatakan program penyediaan bibit tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan bergizi dan memperkuat ketahanan pangan lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sedang menyiapkan berbagai jenis bibit sayur dan buah untuk 72 kelompok tani hortikultura. Langkah ini juga mendukung program Makan Bergizi Gratis agar kebutuhan sayur dan buah bisa terpenuhi dari hasil produksi petani lokal,” ujar Laurens Bere di Betun, Senin (3/11/2025).
Laurens menjelaskan, ada bermacam-macam jenis bibit yang disiapkan,Selain menyalurkan bibit, Dinas Pertanian juga akan memberikan pendampingan teknis agar kelompok tani dapat mengelola budidaya hortikultura secara berkelanjutan dan produktif.
Menurut Laurens, kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Malaka (SBS-HMS) menekankan pentingnya kemandirian pangan daerah melalui penguatan produksi lokal.
“Dengan melibatkan petani lokal, kami ingin agar Malaka mampu memenuhi kebutuhan bahan pangan bergizi dari hasil pertanian sendiri. Ini sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Rencananya, distribusi bibit hortikultura akan dimulai pada bulan ini, setelah seluruh proses verifikasi kelompok tani penerima bantuan selesai dilakukan.
Plh Kadis Pertanian berharap, langkah ini tidak hanya memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, tetapi juga mendorong peningkatan produksi pertanian hortikultura serta memperluas kesempatan ekonomi bagi petani Kabupaten Malaka.**



Ikuti Kami
Subscribe


















