Bupati juga mengaitkan kepergian almarhum dengan momentum perayaan Paskah 2026. Menurutnya, wafat dalam suasana Paskah memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Kristiani.
“Kepergian almarhum terjadi dalam nuansa Paskah. Kita percaya, dalam iman, beliau memperoleh kedamaian sejati dan tempat yang layak di Kerajaan Surga. Ini menjadi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan,” katanya.
Prosesi doa berlangsung sederhana namun penuh makna. Sejumlah pejabat yang hadir tampak larut dalam doa, memberikan dukungan moril bagi keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, perwakilan keluarga, Yohanes Klau, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Malaka beserta rombongan.
“Kehadiran Bapak Bupati SBS, Mama Bea, dan seluruh rombongan menjadi penguatan bagi kami keluarga,” ujarnya.
Kehadiran rombongan Pemerintah Kabupaten Malaka dinilai bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum, tetapi juga mencerminkan nilai persaudaraan dan penghargaan lintas generasi dalam perjalanan sejarah daerah.**
Halaman : 1 2



Ikuti Kami
Subscribe


















