Laskarmalaka.com || Masyarakat Desa Tafuli mempertanyakan kejelasan dan keadilan dalam pembagian bantuan ternak sapi yang didanai oleh Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp80.000.000. Bantuan berupa 17 ekor sapi tersebut diduga tidak sepenuhnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, melainkan sebagian besar justru diterima oleh aparat desa.
Dari total 17 ekor sapi yang diadakan, hanya 8 ekor yang diketahui dibagikan kepada warga. Sementara 9 ekor lainnya disampaikan diberikan kepada perangkat desa. Hal ini menimbulkan keresahan dan kekecewaan di tengah masyarakat, karena bantuan tersebut dinilai tidak tepat sasaran.
“Aparat desa itu sudah menerima gaji setiap bulan. Ketika bantuan seperti ini datang, mereka juga terima lagi. Ini bukan lagi bantuan, tapi bentuk penindasan terhadap warga,” ujar salah satu warga, Hendrikus Ome dikediamannya desa Tafuli, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka. Jumat, 11 April 2025
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya mempertanyakan, apakah kepala desa bekerja untuk kepentingan seluruh masyarakat atau hanya untuk mereka yang bekerja di kantor desa. Kritik tajam pun dilayangkan, menyebut pembagian bantuan ini sebagai bentuk ketidakadilan sosial.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















