Laskarmalaka.com || Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun terus melakukan pembenahan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, salah satunya melalui penguatan sistem pengelolaan limbah medis sesuai standar akreditasi rumah sakit nasional.
Komitmen tersebut diperkuat setelah Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Koeswadie, mengikuti Temu Nasional Akreditasi Rumah Sakit (TeNARS) III 2025 yang berlangsung di Hotel Sultan & Residence Jakarta pada 21–23 Agustus 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna itu dihadiri 988 surveior dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai tindak lanjut dari upaya peningkatan mutu layanan, RSUPP Betun melakukan peningkatan fasilitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS) limbah medis guna memastikan pengelolaan limbah berjalan aman, tertata, dan sesuai standar kesehatan lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami melakukan perbaikan sarana penyimpanan limbah medis agar lebih higienis dan tertata. Sistem pemilahan limbah juga diperketat dengan memisahkan limbah infeksius, non-infeksius, dan benda tajam untuk meminimalkan risiko pencemaran maupun penularan penyakit,” kata Kepala Ruangan Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RSUPP Betun, Yoseph Kun Seran, kepada wartawan, Senin (30/3/2026).
Menurut Kun Seran, penguatan TPS medis menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan pasien, tenaga kesehatan, serta masyarakat di sekitar lingkungan rumah sakit.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















