Laskarmalaka.com || Pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka mulai menunjukkan arah yang lebih terstruktur.
Di bawah kepemimpinan Bupati Malaka dr.Stefanus Bria Seran bersama Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu (SBS–HMS), pemerintah daerah merintis Sekolah Sepak Bola (SSB) PS Malaka sebagai fondasi pengembangan talenta muda.
Langkah ini dinilai sejalan dengan prinsip pembinaan grassroots yang menempatkan proses belajar sebagai prioritas utama, bukan semata-mata mengejar kemenangan dalam kompetisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam berbagai referensi, termasuk FIFA, usia grassroots berada pada rentang 6 hingga 16 tahun. Pada fase ini, pertandingan lebih dimaknai sebagai sarana belajar bagi anak untuk memahami permainan.
Komitmen tersebut mulai terlihat di Malaka. Pemerintah daerah tidak hanya membentuk SSB, tetapi juga mendorong pembinaan berjenjang melalui kelompok umur seperti U-12, U-14, hingga U-16 sebagai bagian dari strategi jangka panjang mencetak pemain berkualitas.
Bupati Malaka dr.Stefanus Bria Seran bahkan terlibat langsung dalam memotivasi pemain muda di berbagai SSB kecamatan. Ia menekankan pentingnya proses, kerja keras, dan sportivitas sejak usia dini sebagai kunci keberhasilan di masa depan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe


















