Malaka Butuh Perhatian Serius, Sampah Menumpuk, dan Drainase Buruk

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 11 Februari 2025 - 23:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 105 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Sampah Di Kabupaten Malaka

Kondisi Sampah Di Kabupaten Malaka

Laskarmalaka.com || Malaka Butuh Perhatian Serius, Sampah Menumpuk, dan Drainase Buruk.

Malaka, sebuah kabupaten yang kaya akan budaya dan potensi alam, kini menghadapi masalah serius terkait kebersihan dan infrastruktur kota.

Banyak titik di Malaka terlihat kumuh, dipenuhi sampah yang menumpuk, serta sistem drainase yang buruk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini tidak hanya menciptakan ketidaknyamanan bagi warga, tetapi juga berpotensi menyebabkan masalah kesehatan dan lingkungan.

READ  Wabup Malaka Perjuangkan Nasib Guru Honorer di Hadapan Mendikdasmen

Sampah Menumpuk, Kesadaran Minim
Salah satu persoalan utama di Malaka adalah minimnya pengelolaan sampah yang efektif.

Banyak kawasan perkotaan dan pedesaan dipenuhi sampah yang berserakan, baik di jalanan, pasar, hingga saluran air. Hal ini diperparah dengan rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya serta kurangnya fasilitas tempat pembuangan sampah yang memadai.

READ  Luar Biasa!! SSB PS Malaka Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Presiden U-12 NTT

Selain itu, sistem pengelolaan sampah yang belum optimal membuat tumpukan sampah semakin menggunung.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti infeksi kulit, gangguan pernapasan, dan meningkatnya populasi hewan pembawa penyakit seperti tikus dan lalat.

READ  Pesan Bupati Malaka SBS di Jumat Agung: Hidup Damai Harus Jadi Pilihan Bersama

Drainase Buruk, Ancaman Banjir di Depan Mata

Selain masalah sampah, Malaka juga menghadapi persoalan serius dalam hal drainase. Banyak saluran air yang tersumbat akibat sampah, lumpur, atau kurangnya perawatan rutin.

Akibatnya, ketika hujan deras turun, air tidak dapat mengalir dengan baik, menyebabkan genangan hingga banjir di beberapa titik.

Berita Terkait

Mengapa Rakyat Malaka Selalu Menyambut SBS dengan Senyum?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WITA

DPRD Malaka Studi Banding di Gianyar Bali, Dalami Tata Kelola Budaya, BKPD, hingga Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 15:17 WITA

Golkar Malaka Mulai Bicara Regenerasi Kepemimpinan, Nama ABS dan HMS Disebut untuk Pilkada 2030

Kamis, 24 September 2026 - 14:57 WITA

Jelang Perarakan Besar Ina Maria Nai Feto Malaka, Panitia dan 20 Paroki Gelar MCM Turnamen Sepak Bola

Senin, 14 September 2026 - 13:33 WITA

Yayasan Hyasintus Klau Uma Maktaen Maktihan Apresiasi Gerak Cepat Pemda Malaka dan Komitmen Tingkatkan Pelayanan MBG

Sabtu, 12 September 2026 - 18:00 WITA

Lahan Siap Ditanami Setelah Dibajak TR4 Pemkab Malaka, Petani Wekeke Apresiasi Program Olah Lahan Gratis SBS–HMS

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Pacul Tanah Gratis Mulai Bergerak di Rinhat, Camat Minta Desa dan PPL Kawal Lahan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Relawan PMI Malaka Distribusikan Bantuan kepada 43 KK Terdampak Bencana di Desa Nangaroro, Nagekeo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Tekan Kemiskinan di Wekeke, Pemdes Perluas Air Bersih hingga Delapan Dusun dan Dorong Rumah Layak Huni

Berita Terbaru